Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Desember 2007

The Great of Islam

Rasulullah menyatakan bahwa umat Islam akan mengalami empat masa yaitu berawal dari masa Nubuwah (Kenabian) dimana Muhammad SAW sebagai pemimpin tertinggi yang menjalankan Islam berdasarkan wahyu Illahi.
Selepas Rasulullah umat Islam dipimpin oleh Khulafaur Rosyidin yang menjalankan pemerintahan berdasarkan manhaj yang telah diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Ada empat khalifah dalam masa ini, yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.
Masa selanjutnya adalah masa Kerajaan Yang Menggigit (Mulkan ‘Adldlon) dimana Islam menjadi peraturan dan dasar hukum tetapi pelaksanaannya pasang surut. Pada masa ini muncul Khilafah bani Ummayah, Abbasiyah, Saljuk dan terakhir Turki Ustmani. Sempat terjadi kekosongan antara Bani Saljuk dengan Turki Ustmani akibat serangan bangsa Tar Tar. Namun segera diganti oleh Dinasti Mamaluk di Mesir. Ada pula Dinasti Fathimiyyah di Spanyol.
Masa kelam umat Islam adalah masa Kerajaan Yang Menyombong (Mulkan Jabariyah) dimana Islam tidak dijadikan landasan apalagi pelaksanaannya. Terlebih para pemimpinnya adalah otoriter. Dan saat inilah umat Islam berada.
Kabar gembira hadir dengan terbentuknya Khilafah Islam dengan kualitas rasyidah (Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah) yang terus kita harap segera terwujud.

Sejarah islam masa lalu menorehkan tinta emas dalam peradaban dunia dengan wilayah meliputi 2/3 daratan mulai Jazirah Arabia, India, Syam, Persia, Asia Tengah, Afrika, bahkan Eropa. Tidak ada yang bisa menandingi meski Imperium Romawi dan Persia sekalipun.
Sejarah Islam pula yang mencatat perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat luar biasa meliputi kedokteran, teknologi bangunan, teknologi mesin, sastra hingga falsafah yang banyak dijiplak bangsa barat sekarang. Bahkan, bangsa Eropa sekarang bisa mempelajari warisan Yunani adalah berkat penerjemahan oleh umat Islam.
Umat Islam sangat maju dalam ilmu pengetahuan dan peradaban sebab mereka menjadikan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai landasan hidup. Mereka maju karena semangat universalitas Islam yang mempersaudarakan bangsa-bangsa dengan akidah Islam. Mereka maju juga karena melaksakan syari’ah. Syari’ahlah yang memberi mereka berbagai inspirasi untuk menjadi rahmat seluruh alam, memimpin dunia memerangi kekufuran dan kezaliman, dan untuk itu mereka menyiapkan segala upaya untuk mengemban misi itu. Mereka menyiapkan ekonomi, menggembleng generasi muda, mengembangkan sains dan teknologi, dan bekas-bekasnya masih bisa kita saksikan hingga hari ini.
Kehidupan beragama sangat terjaga dengan baik. Kita bisa melihat toleransi kehidupan beragama adalah saat dipimpin uamt Islam. Bahkan peradaban tertinggi bangsa Yahudi adalah saat dibawah Khilafah Islam. Ketika di Eropa mereka diusir-usir, umat Islamlah yang memberi pengayoman. Sangat jauh berbeda dengan apa yang mereka lakukan sekarang di Palestina.
Sebab Islam adalah satu-satunya agama yang secara tegas mengajarkan konsep toleransi. Tidak pernah terjadi pemaksaan penduduk suatu wilayah untuk memeluk Islam. Terbukti dikota Byzantium (Istanbul), Palestina, Spanyol dan wilayah lainnya.

Rasulullah Saw dan Seorang Pengemis Yahudi Buta

Bersedihlah engkau untuk dirimu sendiri, ketika tak ada kesedihan apapun saat membaca cerita ini untuk yang pertama kali.

Di sududt pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya”. Namun, setiap pagi Muhammada Rasulullah saw. Mendatanginya dengan membawakan makanan. Tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah saw menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rosulullah. Demikianlah Rasulullah melakukan hal ini setiap hari sampai beliau akhirnya wafat.
Setelah wafatnya Rasulullah praktis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan kepada pengemis yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat yang sekaligus menjadi khalifah pada saat itu yaitu Abu Bakar ra. berkunjung ke rumah anaknya Aisyah ra. yang tidak lain dan tidak bukan merupakan istri Rasulullah dan beliau bertanya kepada anak yang dicintainya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”.
Aisyah menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah kerjakan kecuali satu saja”.
“Apakah itu?”, tanya Abu Bakar. “Setiap pagi Rasulullah selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana”, kata Aisyah.
Keesokan paginya Abu Bakar pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abu Bakar mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan kepadanya. Ketika Abu Bakar mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik,”Siapakah kamu?”
Seketika itu Abu Bakar menjawab,”Aku orang yang biasa.”
“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”, bantah si pengemis buta itu . “Apabila ia datang kepadaku tidak susah tanganku ini memegang dan tidak susah mulutku ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelaqh itu baru ia berikan kepadaku”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abu Bakar tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, ”Aku memang bukan orang yang biasa datang kepadamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammada Rasulullah saw.”
Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abu Bakar, dan kemudian berkata, ”Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya tapi ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia dengan sabar mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia”.
Tak kuasa hatinya itu merasakan kemuliaan hati seorang Muhammad saw. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu Bakar saat itu juga dan sejak hari itu menjadi seorang muslim.

Penghuni Surga dan Neraka

Setelah beberapa saat atau beberapa lama seseorang disiksa di neraka, Allah SWT berkenan mengentaskan mereka untuk dimasukkan ke dalam surga. Mereka adalah orang-orang yang meski bertauhid sempat melakukan dosa-dosa besar. Karena terbakar kobaran api neraka, tubuh mereka menjadi hitam legam. Sebelum dimasukkan ke dalam surga, merka digiring lalu dilemparkan ke “sungai kehidupan”. Setelah beberapa waktu, barulah merka dimasukkan ke dalam surga. Mereka inilah orang-orang yang paling akhir masuk ke dalam surga.
Di antara mereka, termasuk orang-orang yang memiliki iman walaupun sangat kecil., ibarat Cuma sebiji sawi – kecil atau sedikit sekali! Termasuk orang-orang yang mempunyai sedikit iman tapi tidak pernah mempunyai amal saleh sedikit pun. Orang-orang seperti itu, setelah beberapa waktu lamanya, akan dikeluarkan juga dari neraka – berkat karaunia Allah SWt dan syafaat Rasulullah SAW. Itu semua, sekali lagi, berkat mereka masih mempunyai iman, - walaupun hanya sebiji sawi!

Suatu hari Rasulullah SAW bersabda, sebagian penghuni neraka adalah perempuan yang ingkar. “Apakah mereka ingkar kepada Allah?” tanya sahabat. “Mereka ingkar kepada suami dan kebaikan suaminya,” jawab Rasulullah SAW. “Jika suaminya berbuat baik selama setahun, lalu melihat kejelekan, dia berkata, ‘Aku belum memperoleh kebaikan apapun darimu.’ Dengan demikian mereka kufur kepada suami dan mengingkari kebaikannya,” lanjut Rasul.
Barangkali karena sifat (sebagian) perempuan seperti itu, mereka juga menjadi (sebagian) penghuni neraka. Sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya aku telah melihat surga, setan, dan memetik buah anggur. Seandainya aku mendapatkannya, tentu kalian dapat memakannya selama dunia masih terbentang. Aku juga melihat neraka, dan belum pernah melihat pemandangan yang sangat mengerikan seperti yang kulihat hari itu. Aku lihat, kebanyakan penghuni neraka adalah perempuan”.
“Mengapa demikian?” tanya para sahabat. “Sebab mereka itu kufur,” jawab Rasul. “Apakah mereka kufur kepada Allah?” tanya sahabat lagi, “Mereka kufur kepada suami dan mengingkati kebaikannya,” jawab Rasul.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan, neraka terdiri dari dua bagian: api yang sangat panas dan api yang sangat dingin. Api yang sangat panas untuk manusia yang berdosa, dan api yang sangat dingin untuk iblis, setan dan jin yang diciptakan Allah dari api.
Dalam hadis itu Rasulullah SAW menjelasakan, panas yang sangat terik di dunia karena mendidihnya api neraka. Saking panasnya, neraka pun mengadu kepada Allah SWT, “Wahai Allah, sebagian dari kami memakan sebagian lainnya.” Maka Allah pun mengizinkan neraka untuk bernapas dua kali, sekali pada musim dingin dan sekali pada musim panas. “Yaitu ketika kalian merasakan udara yang sangat dingin dan sangat panas,” ujar Nabi.

Muslim Scientist: The Pioneer

Inilah bukti bahwa ilmuwan muslim adalah seorang pelopor!

1. Yang diketahui umum:
Orang pertama yang mengemukakan ‘manusia dalam penerbangan’ adalah Roger Bacon, filsuf Inggris yang menggambar peralatan terbang pada abad 13M. Leonardo da Vinci, orang Italia yang kemudian mengkonsep alat transportasi udara dan menggambar beberapa mesin terbang pertama.
Fakta:
Ibnu Firas, seorang Muslim Andalusia telah mendesain, mengkonstruksi, dan bahkan telah menguji mesin terbang pada tahun 800M. Roger Bacon belajar dari karya Ibnu Firas tentang desain mesin terbang yang berbahasa Arab. Bacon menggambar mesinnya 500 tahun sesudah wafatnya Ibnu Firas, dan da Vinci menggambar heli bertenaga manusia 700 tahun kemudian.
2. Yang diketahui umum:
Cermin kaca diproduksi pertama kali di Venesia pada 1291M
Fakta:
Cermin kaca sudah digunakan di Andalusia di bawah pemerintahan Bani Umayyah sebelum abad XI M. Orang-orang Venesia belajar ilmu produksi kaca dari Damaskus pada abad IX – X.
3. Yang diketahui umum:
Hingga abad XIV, satu-satunya tipe jam adalah jam air. Barulah pada tahun 1335 di Milan , Italia, jam mekanik pertama diciptakan.
Fakta:
Berbagai macam tipe jam dengan segala ukuran sudah diproduksi oleh insinyur-insinyur muslim di Spanyol. Orang-orang Italia belajar dari terjemahan manuskrip-manuskrip Arab tentang gravitasi dan mekanika.
4. Yang diketahui umum:
Pada abad 17M, Galileo Galilei untuk pertama kalinya mengembangkan konsep pendulum (bandul) saat di masih belia.
Fakta:
Ibnu Yunus Al Mashri di Kairo menemukan pendulum pada abad ke-10 M. penggunaan bandul dalm jam diperkenalkan oleh fisikawan muslim sejak abad ke-15 M.
5. Yang diketahui umum:
Mesin ketik dan alat cetak yang portable ditemukan oleh Johanes Guttenberg di Jerman pada abad ke-15 M.
Fakta:
Seratus tahun sebelum Guttenberg pada tahun 1454 mengembangkan mesin cetak yang mengesankan dunia barat, alat sejenis telah lazim digunakan di dunia Islam.
6. Yang diketahui umum:
Studi Sir Isaac Newton tentang lensa, cahaya, dan prisma pada abad ke-17 adalah pondasi dari ilmu optika modern.
Fakta:
Pada abad ke-11, Ibnu Haitsam telah merumuskan semua hal yang diselediki oleh Newton. Fisikawan besar muslim ini mendobrak pandangan Aristoteles bahwa kita bisa melihat karena cahaya yang keluar dari mata kita.
7. Yang diketahui umum:
Newton di abad ke-17 mengatakan bahwa sinar putih adalah kombinasi bermacam warna.
Fakta:
Ibnu Haitsam, pada abad ke-11 sudah menuliskan dan menggambarkan spektrumnya kemudian dilengkapi oleh Kamal El Din pada abad ke-16. Newton memang mempunyai banyak penemuan, tetapi tidak untuk hal yang satu ini.
8. Yang diketahui umum:
Ilmu trigonometri beasal dan berkembang dari Yunani.
Fakta:
Memang, keunikan segitiga diketahui di Yunani. Namun pengembangan trigonometri hingga menjadi seperti sekarang dilakukan oleh ilmuwan muslim. Kata Sin (tanpa ‘us’, -us adalah tambahan lafal dalam terjemahan Latin), Cos dan Tan semuanya berasal dari bahasa Arab.
9. Yang diketahui umum:
Orang pertama yang menggunakan simbol aljabar adalah matematikawan Prancis, Fransiscois Vieta. Pada tahun 1561, ia menggunakan x dan y dalam buku aljabarnya untuk menyatakan persamaan dengan lambang huruf.
Fakta:
Penggunaan variabel dalam menyatakan persamaan telah digunakan Al Khawarizmi pada abad ke-9. variabel x misalnya, adalah penyederhanaan simbol dari huruf arab “syin”. Buktinya Xavier tetap dibaca Syavier dan Xanana dibaca Syanana.
10. Yang diketahui umum:
Persamaan kubik (pangkat tiga) belum dapat dipecahkan sampai abad ke-16 saat Niccolo Tartagila mengajukan suatu formula untuk memecahkannya.
Fakta:
Persamaan kubik, bahkan persamaan pangkat banyak (polinomial) telah dirumuskan formulasi dan pemecahannya oleh ilmuwan muslim di abad ke-10.
11. Yang diketahui umum:
Pada tahun 1614, Jhon Napier menemukan konsep logaritma dan menyusun tabelnya.
Fakta:
Table logaritma sudah sangat akrab digunakan di dunia Islam pada abad ke-13.
12. Yang diketahui umum:
Pada abad ke-17, matematikawan Prancis Rene des Cartes menyatakan bahwa aljabar dapat digunakan untuk emmecahkan masalah geometri. Ia disebut sebagai ahli terahli dalam masalah geometri.
Fakta:
Di abad ke-9, Tsabit bin Qurrah menuliskan pernyataan serupa. Kemudian Abdul Wafa’, bahkan menyusun sebuah textbook aljabar yang menyederhanakan masalah geometri.
13. Yang diketahui umum:
Kompas ditemukan orang Cina dan mereka sudah menggunakannya antara tahun 1000-1100. Referensi pertama tentang penggunaannya dalam navigasi ditulis Alexander Neckam (1157-1217).
Fakta:
Gustav Le Bon sendiri mengakui bahwa jarum magnet dan kompas ditemukan oleh orang muslim dan orang Cina hanya sedikit yang berhubungan dengan hal ini. Para pelaut Eropa pun masih menggunakan navigator muslim dalam aneka penjelajahan di abad selanjutnya. Neckam sperti halnya orang Cina, kemungkinan besar belajar dari interaksi dan literatur navigasi Islam.
14. Yang diketahui umum:
Robert Boyle pada abad 17 menemukan dan mengembangkan ilmu kimia.
Fakta:
Al Kemi adalam ilmuwan Islam serta Ar razi Al Jarjari, Al Biruni, Al Kindi dan Jabir ibnu Hayyan memunculkan eksperimen kimia 700 tahun sebelum Boyle. Ini semua diakui oleh ilmuwan barat, Durant dan Humboldt.
15. Yang diketahui umum:
Leonardo da Vinci pada abad ke-16 digelari Bapak Ilmu Geologi karena pernyataan sederhananya: “Berbagai fosil yang ditemukan di gunung-gunung menunjukkan bahwa bumi ini pada mulanya tertutupi oleh air.
Fakta:
Al Biruni bahkan jauh sebelum da Vinci pada abad ke-11 meneliti dan menyimpulkan hal ini. Ia menambahkan argument-argumen lain dan banyak lagi poin penting. Tampaknya da Vinci belajar dari literatur terjemahan Arab-Latin. Sayang sekali, ia tak menambahkan apapun, sekedar mengutip (copy paste) dan tidak lengkap pula.
s





Ketika Allah Gembira

“Bertaubatlah kamu semuanya kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kamu sekalian berbahagia.”
[QS An-Nuur 31]

Pernahkah kita berpikir tentang momen penting dimana justru Allah swt-lah yang berbahagia?

Di tengah gurun yang tandus setiap butir pasir nya menguapkan hawa panas, tampak seorang musafir kebingungan berlari kesana kemari. Matanya menatap jauh. Keringatnya sedari tadi sudah kering. Panas matahari membuat kulit bibirnya terkelupas. Musafir itu mulai berpikir tentang akhir hidupnya. Kematian akan menjemput karena onta yang membawa semua perbekalannya tak kuasa ia temukan. Di saat itulah matanya samar-samar menangkap bayangan berjalan. Ia songsong bayangan itu. Semakin dekat, seman dekat. Seperti terbius ia lalu berlari kencang dan memekik senang. Untanya ditemukan!
Demikanlah ilustrasi indah yang diutarakan Nabi saw untuk menggambarkan kebahagiaan Allah swt. Kebahagiaan yang bukan hanya besar kadarnya tapi juga mengharukan. Allah swt berbahagia setiap kali hambanya memanjatkan taubat. Setiap taubat yang melintasi langit dan menyentuh Arsy-Nya. Dia sambut dengan kegembiraan seorang musafir yang bertemu kembali dengan untanya di padang pasir.
“Sungguh! Allah gembira menerima taubat hamba-Nya, melebihi kegembiraan seorang di antara kamu sekalian yang menemukan kembali untanya yang hilang di tengah-tengah padang sahara.” [Bukhari Muslim dari Anas bin Malik]
Seorang sufi menghabiskan hampir seluruh hidupnya agar dapat merasakan kehadiran Allah swt di dunia dan akhirat. Impian mereka tidak hanya di wilayah ruhani tapi juga materi. Para sufi menginginkan meliahat wajah Allah swt di surga kelak. Dan hanya kepada hamba-Nya yang bertaubatlah akan diperlihatkan wajah-Nya sebab si hamba telah membuat-Nya berbahagia.
Ada tiga syarat yang disepakati ulama agar taubat seorang hamba diterima. Pertama, orang itu harus langsung menghentikan dosa itu seperti seorang pemuda yang meninggalkan perempuan cantik yang telah ada di ranjangnya. Kedua, menyesal sepenuhnya. Ketiga, berketetapan hati tak akan mengulanginya. Inilah komitmen pasca taubat. Jika perbuatan dosa itu diulangi, taubat gugur karenanya. Ketiga syarat ini menjadi standar derajat tertinggi yaitu taubatan nasuha.
Kebahagiaan Allah swt tentulah bukan kebahagiaan satu arah. Dia-lah Tuhan yang menyambut hamba yang berjalan ke arah-Nya dengan berlari. Karenanya, seorang hamba yang bertaubat akan memperoleh anugerah kebahagiaan tak terkira dari Allah swt. Garansinya yaitu surat An-Nuur di atas. Kita bertaubat dan kita jugalah yang berbahagia. Tak perlu dirincilah kebahagiaan macam apa yang akan diraih. Kita tak akan mampu membayangkannya.
Jangan pernah takut taubat kita tak akan diterima. Pintu taubat adalah pintu yang maha besar. Pintu itu senantiasa terbuka menerima taubat. Tidak akan ditutup sampai matahari terbit dari sebelah barat (kiamat).
Maka jika hari ini ada seseorang berjalan ke pintu itu dengan segenap hatinya, itulah hari ketika Allah swt berbahagia.


Kejelekan dibalas Kebaikan

Tiba-tiba datang seorang Badui kepada Rasulullah SAW yang sedang berjalan kaki bersama Anas bin Malik. Badui itu langsung menarik sorban yang melingkar di leher Rasulullah SAW dengan sangat kuat hingga menimbulkan bekas di leher Rasul. Namun beliau tidak marah, bahkan dengan ramah menanyakan apa maksud si Badui.
“Ya Muhammad, penuhilah keranjang kedua untaku ini dengan barang dan harta milik Allah yang ada padamu,” katanya dengan penuh harap. “Aku tidak minta hartamu atau harat bapakmu.”
“Benar, semua harta itu milik Allah,” jawab Rasulullah SAW. “Tapi karena telah berbuat kasar kepadaku, kamu harus mendapat balasan yang setimpal.”
“Tidak mungkin,” kata si Badui.
“Kenapa tidak mungkin?” tanya Rasul.
Mendengar jawaban itu, dengan tenang Badui itu menjawab, “Sebab, Rasul tidak akan membalas kejahatan dengan kejahatan.”
Dan, mendengar jawaban itu kontan Rasulullah SAW tersenyum, lalu memenuhi kedua keranjang unta Badui itu dengan kurma.

Generasi Al-Sabiqun Al-Sabiqun di Akhir Zaman

Dalam surat Al-Waqi’ah 10-56 disebutkan ada tiga golongan manusia, yakni golongan al-sabiqun al-sabiqun (golongan tercepat dalam berbuat kebaikan), ashab al-yamin (golongan kanan atau pelaku perbuatan baik), dan ashab al-syimal (golongan kiri atau pelaku perbuatan buruk).
Imam Bukhari dan banyak perawi hadist lain meriwayatkan bahwa Abu Jum’ah al-anshary bertanya: ”Ya Rasulullah, adakah suatu kaum yang lebih besar pahalanya dari kami, padahal kami beriman kepadamu dan kami pun mengikutimu dalam berjuang?” Beliau bersabda, “Apakah halangan kamu untuk beriman kepadaku, sedang Rasulullah ada dihadapan kamu. Kamu pun menyaksikan langsung bagaimana wahyu diturunkan dari langit. Tetapi akan ada suatu kaum yang datang sesudahmu, dating kepada mereka kitab Allah yang ditulis di antara dua luh, mereka pun beriman kepadaku. Mereka juga mengamalkan apa yang tersebut di dalamnya. Mereka itulah yang lebih besar pahalanya dari kamu sekalian.”
Riwayat lain, seperti Imam Ahmad dan Bukhari menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda: “Beruntung/berbahagia bagi siapa yang menemui/melihatku dan beriman kepadaku. Beruntung bagi yang tidak pernah menemuiku, tapi ia beriman kepadaku {ia mengulanginya tujuh kali}.” Para sahabat tercengang mendengarnya.
Siapakah yang dimaksud dalam sabda nabi tersebut? Kita mohon kepada Allah, semoga kita yang dimaksudkan oleh Rasulullah. Kita akan memperoleh keberuntungan atau kebahagiaan tujuh kali lipat dibandingkan generasi para sahabat.

Nenek dermawan yang jadi jutawan

Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji, Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
[Al-Baqarah 261]

Dikisahkan dari hikayat orang-orang mulia yaitu Hasan, Husen dan Abdullah Ibnu Ja’far. Mereka bertiga sepakat untuk ke Makkah untuk berhaji. Namun mereka tidak membawa bekal apapun. Alhasil, belumjauh mereka berangkat, rasa haus dan lapar pun menghadang perjalanan yang masih sangat jauh itu.
Di tengah terik dan panasnya matahari rasanya tak mungkin melanjutkan perjalanan. Tidak sengaja di depan mereka lewat seorang nenek tua yang tengah menuntun seekor kambing. Saking dahaga dan laparnya, mereka bertiga meminta air susu kambing gemuk itu. Nenek tersebut ternyata baik hati sehingga memeras sendiri susu kambingnya dan memberikannya untuk mereka bertiga. Tidak Cuma itu, si nenek pun memotong kambing yang cuma satu-satunya itu memasak lalu mempersembahkannya kepada Hasan, Husen dan Ibnu Ja’far.
Beberapa tahun kemudian tanpa diduga si nenek berpapasan dengan Hasan bin Ali ra di kota Madinah. Hasan masih ingat betul wajah orang yang menyelamatkannya dari kelaparan, tak mungkin ia lupa akan kebaikan si nenek. Tanpa basa-basi, nenek tersebut diberikannya 1000 ekor kambing plus uang seribu dinar.
Oleh Hasan, nenek yang masih terbengong-bengong karena hadiah yang diterimanya, dibawa menghadap saudaranya, Husen. Oleh Husen nenek itu diberi lagi seribu kambing dan seribu dinar. Si nenek semakin takjub bercampur bahagia menerima hadiah sebanyak itu. Lalu Husen membawanya ke Ibnu Ja’far.
Untuk ketiga kalinya, si nenek malah diberi 2000 kambing dan uang 2000 dinar. Semakin bertambah keharuan nenek menerima hadiah demikian banyaknya. Ia bersyukur kepada Allah karena kini ia telah menjadi hartawan. Hartawan yang dermawan tentunya.

Amalan yang sangat besar pahalanya pada bulan puasa

Menurut Ali bin Abu Thalib RA, yang pernah bertanya pada Rasulullah saw tentang ibadah salat tarawih di bulan puasa, Allah menjanjikan..

Malam ke-
1. Allah menghapuskan dosa Anda, seperti Anda baru lahir dari perut sang ibu.
2. Allah menghapuskan dosa Anda dan dosa kedua orang tua Anda, bila mereka mukmin.
3. Malaikat dari Arsy mohon kepada Allah agar diterima ibadah Anda, serta dihapuskan dosa-dosa Anda yang telah lewat.
4. Diberikan pahala kepada Anda sebagaimana pahala orang-orang yang telah membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
5. Diberikan pahala kepada Anda sebagaimana pahala orang yang menjalankan salat di Masjidil Haram Mekah, Masjid Nabawi Madinah, serta Masjidil Aqsa Jerussalem.
6. Diberikan pahala kepada Anda sebagaimana pahala mereka yang tawaf di Baitulmakmur. Serta seluruh batu dan batu pada bangunan itu memintakan atas dosa-dosa Anda.
7. Diberikan pahala kepada Anda seperti pahala orang yang ikut Nabi Musa AS melawan Fir’aun dan Haman.
8. Diberikan pahala kepada Anda seperti yang Allah berikan pahala kepada Nabi Ibrahim AS.
9. Akan diberikan pahala kepada Anda sesuai dengan ibadah seorang nabi.
10. Allah akan memberikan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
11. Akan dihapuskan dosa Anda bila Anda meninggal, seperti Anda baru keluar dari perut ibu.
12. Pada hari kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang sperti bulan.
13. Pada hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.
14. Para malaikat memberi kesaksian salat tarawih Anda, dan Allah tidak menghisab Anda lagi.
15. Anda akan menerima salawat dari parta malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.
16. Anda akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah, Anda bebas masuk surga, dan lepas dari api neraka.
17. Allah akan memberi pahala kepada Anda sesuai pahal kepada nabi.
18. Malaikat akan memohon kepada Allah agar Anda and orangtua Anda selalu mendapat erstu.
19. Allah akan mengangkat derajat Anda ke Firdaus (surga yang tinggi).
20. Diberikan pahala kepada Anda sesuai pahala para suhada dan salihin.
21. Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk Anda di surga.
22. Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.
23. Allah akan membuatkan sebuah kota untuk Anda di surga.
24. Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.
25. Anda akan bebas dari siksa kubur.
26. Allah akan mengangkat derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.
27. Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustaqim nanti.
28. Akan dinaikan derajat Anda 1000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.
29. Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1000 kali yang diterima Allah (haji mabrur).
30. Allah menyuruh Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabil (air surga). Karena Allah tuhan Anda, dan Anda hamba yang setia.

Agar Pandai Bersyukur

QS As-Saba:13
“..Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.”

Agar pandai bersyukur
Bersyukur dengan hati, mengakui dan menyadari sepenuhnya bahwa segala nikmat yang diperoleh berasal dari-Nya.
Bersyukur dengan lisan, mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi-Nya). Rasululllah saw bersabda, “Barangsiapa mengucapkan subhanallah, maka ia mendapatkan sepuluh kebaikan. Orang yang mengucakan laa ilaaha illallaah akan dibalas dua puluh kebaikan dan orang yang membaca alhamdulillah akan memperoleh tiga puluh kebaikan.” (Al Hadist)
Bersyukur dengan amal perbuatan, melakukan amal kebaikan yang diridhai Allah.

QS Ibrahim:7
“Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”



Senin, 17 September 2007

Istri itu ibarat Roti


Nih, aku dapet cerita bagus dari seorang temen.
Dijamin bagus!!

Istri itu ibarat Roti
Loh…loh… maksudnya apa nih ?? kok istri disamain dengan roti.. eit tunggu dulu, jangan cepat-cepat 'menghakimi'… percaya deh ini tips yang penting buat kamu (terutama yang cowok) buat referensi cari calon istri (ya kan…. Aku yakin kamu sedang cari istri… kalo ga berarti cari suami dunk..hehe)

Bayangkan… suatu hari kamu sedang menjalankan tugas-tugas harianmu yang kebetulan hari itu sibuk bener hingga dari pagi sampai sore belum makan (sekalian aja puasa atuh…)… kamu bener-bener kelaparan.. hingga ada orang masak tempe goreng dari radius 1 km aja kamu bisa ngiler… hehe engga dink… just hiperbolis. Kamu udah bener-bener lapar hingga akhirnya kamu menemukan seorang penjual roti pinggir jalan.

Sampailah kamu di depan penjual roti tersebut, disana kamu melihat ternyata hanya ada 3 buah roti yang tersisa. Roti pertama, tidak dibungkus… dan otomatis sering dirubungi 'pasukan tempur' lalat.. ih jijik! Aku yakin kamu mesti berpikiran kaya gitu. Roti kedua, terbungkus namun tidak rapi, ada bagian yang bolong walau cuma kecil tapi kan.. sama aja deh masih ada juga lalat yang mampir buat "ncium"…. Duh, kalo gini kan sama aja dengan roti pertama. Selanjutnya the last BREAD ( hampir mirirp judul lagunya CREED, one The Last Breath.. betul ga? ) dialah Roti istimewa, terbungkus rapi, dan tentunya pula pasti aman dari 'ciuman' maut pasukan serangga… wow! Sangat menggiurkan…. Jadi mana yang kamu pilih ?? tek..tek… tek.. tak kasi waktu buat mikir nih…. Tek..tek….tek..tek… udah deh ga usah kelamaan…. Mesti kamu milih yang terakhir kan ?? kalo masih milih yang kesatu atau kedua kayaknya perlu diperiksain ke dokter jiwa deh… loh apa hubungannya ?? ga nyambung dung…!!

Itulah ibarat buat seorang calon istri yang baik… Roti pertama bagai istri yang tidak berjilbab (ga dibungkus ), ditambah lagi dengan akhlaq yang tidak "islami" waduw.. bener-bener bukan calon ideal. Terus Roti kedua, sebenere dia berjilbab, sayangnya jilbabnya ga tertutup rapat, alias masih terbuka disana-sini (jangan dibayangin mana yang terbuka loh…)…sama aja dengan istri model pertama, belum ideal. Nah, ini dia calon ketiga, EXTRAORDINARY, dab!!! Luar biasa… dia contoh wanita yang istimewa, berjilbab rapat dan menjaga tingkah lakunya… Subhanallah… rugi kalo ga bisa "nggebet" wanita kayak gini….

So, dari paparan di atas masihkah kalian mau "membeli" barang yang kurang terawat ?? untuk yang putri, bukan meledek ataupun nyindir loh….cuma mengingatkan aja…

Oh ya, semua yang aku paparin di atas tu ga mesti bener, karena hanya opini dari orang yang lemah kayak aku gini.. tapi semoga bermanfaat… tunggu kelanjutan edisi berikutnya.. ciao!!


Umat Terbaik


We're the best Generation

MUSLIM. Ya, kita adalah umat terbaik. Hal ini sesuai dengan firman Allah

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh pada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah…
[QS Ali Imran:110]

Bangga gitu loh!! Tetapi kalo cuma bangga doang ya sama aja boong. Harusnya sebagai muslim kita tidak malu untuk menunjukkan siapa jati diri kita sebagai muslim. Pernah aku ditanyain sama temenku sendiri, dia cewek, nanya sama aku,'Kamu ga ekstrimis kan?' dia penasaran kenapa aku memelihara jenggot. Jenggot itu kan salah satu sunah Rasulullah, kalo yang ga punya jenggot ya ga usah dipaksaain pake obat penumbuh jenggot. Menurutku maksudnya memelihara itu bukan berarti harus panjang, tetepi yang penting rapi. Jenggot itu merupakan salah satu identitas, identitas yang membedakan kita dengan kaum lainnya. Itu baru salah satu contoh aja kita harus bangga dengan kemusliman kita.
Seharusnya kita mengaplikasikan keislaman kita dalam kehidupan. Contohnya Islam kan cinta kebersihan, tetapi nyatanya banyak beberapa WC/toilet masjid yang dapat kita cari hanya dengan indera penciuman. Katanya umat terbaik…. Kalo gitu, APA KATA DUNIA?

Kamis, 06 September 2007

Bidadari Menantimu !!!!!!


Buat yang cowok nih, gimana perasaan kamu kalau ketemu dengan cewek cantique di jalan? Gimana kalo ceweknya itu Bunga, Dian Sastro ato Paris Hilton? Pasti mata loe ga bisa berkedip, lidah terjulur, liur menetes…..
Pernah denger bidadari? Makhluk satu ini khusus diciptakan Allah sebagai salah satu balasan buat hamba-Nya di surga kelak. Dibandingin sama bidadari, Bunga dkk LEWAT!! Ga ada apa-apanya. Miss Universe juga pasti minder.
Hal ini sesuai dengan salah satu hadis Rasulullah,
“Seandainya bidadari menampakkan wajahnya, niscaya kecantikannya akan menyinari langit dan bumi”.
Baca aja buku ‘Indahnya Bidadari Surga’ kalo pengen tahu gambarannya.

Bidadari has been waiting you……………

Balasan Syahid

Menurut salah satu hadis nabi yang diriwayatkan oleh Tirmidzi bahwa orang yang mati syahid mendapat 6 keistimewaan, catet nih:

-dosanya diampuni saat tetesan darah pertama
-melihat tempatnya di surga
-diselamatkan dari azab neraka
-dilindungi dari kedasyatan paling akbar
-dipasangkan di kepalanya mahkota kewibawaan, yaitu mutiara yaqut yang lebih baik daripada dunia dan isinya
-dinikahkan dengan 72 bidadari, juga memberi syafaat kepada 70 orang kerabatnya

Kamis, 23 Agustus 2007

Rahasia Wudlu

Mukah kamu sekalian aku tunjukkan sesuatu yang mana dengan sesuatu itu Allah akan menghapus dosa-dosa kalian dan dengan sesuatu itu pula Allah akan mengangkat kalian beberapa derajat?" Para sahabat menjawab,"Iya, Wahai Rasullullah."Nabi bersabda, "Yaitu menyempurnakan wudlu atas hal-hal yang tidak disukai, memperbanyak langkah ke masjid dan menantikan sholat sehabis sholat. Mak itulah yang dinamakan ar-Ribath (mengikatkan diri dalam ketaatan).
[HR Muslim]

Mengedepankan Hidup

Dan orang itu pun berkata dengan sangat pilunya:”Ya laitani qodamtu lihayati…(Seandainya dulu aku mengedepankan hidupku…)”Kita tak tahu siapa orang itu. Karena ia bukan tokoh cerita dengan riwayat hidup yang lengkap. Ia hanyalah sebuah tipe manusia yang diceritakan Al-Qur’an dalam surat Al-Fajr.Ia adalah seorang hamba yang berkata bahwa ia telah diberi kemuliaan oleh-Nya karena hidupnya yang terhormat dan berlimpah rezeki. Ia juga adalah orang yang berkata bahwa ia telah dihinakan oleh-Nya karena hidupnya yang merana. Padahal, Allah tengah mengujinya dengan kemuliaan untuk mengukur kadar syukurnya dan menguji dengan penderitaan untuk menguji kadar kesabarannya.Dan Al-Qur’an berkata bahwa sangkaan orang tersebut telah salah. Tidak semua kemuliaan adalah kemuliaan hakiki dan tidak semua penderitaan adalah kehinaan. Semua adalah ujian bagi kesalehan (syukur dan sabar) yang hasil ujiannya bisa dilihat di akhirat dalam kemuliaan dan kehinaan yang tampak dan abadi.Dan orang yang berkata itu digugat bahwa ia tidak mulia karena ia tidak memuliakan anak yatim, tidak saling menganjurkan memberi makan orang miskin, memakan hartanya dengan menghimpun yang halal dan haram, serta mencintai harta dengan kecintaan yang melimpah.Lantas orang itu menyesal kenapa dahulu ia tidak mengedepankan hidupnya, yakni hidup abadi di akhirat. Tapi hidupnya sudah dimulai. Tepat saat bumi dihantam-hantamkan, saat ketetapan Tuhan dihadirkan, malaikat berbaris dan neraka jahanam dihadapkan ke muka.Ia tiba-tiba teringat akan kelalaiannya dengan satu ingatan yang demikian terang dan jelas. Ia ingat hidupnya di dunia dan bagaimana seharusnya hidup itu diperlakukannya. Namun Al-Qu’an berseru dengan kalimat yang memukul hati siapa saja, “Tapi untuk apa lagi baginya mengingat!”Maka ucapan itu pun terlontar dalam pedih dan kepiluan tiada taranya.”Seandainya dulu…” Naudzubillah min dzalik. Sementara cahaya tampak bertaburan di sebelahnya. Tampak ruh-ruh yang saat di dunia mengedepankan hidupnya, berlaku sabar dan selalu bersyukur dalm selimut takwa, melayang seraya tersenyum. Sayup-sayup terdengar sambutan Tuhan-Nya yang agung, menyongsong kehadiran mereka di akhirat-Nya, dalam kalimat sangat indah dan mengharukan.“Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati rela lagi diridhai, maka masuklah ke dalam kelompok hmba-hamba-Ku yang taat, dan masuklah ke dalam surga-Ku.”[QS Al-Fajr: 27-30]Kami ingin kembali kepada-Mu, ya Rabb, dengan hati tenang, mendapat ridha-Mu, berbaris bersama hamba-hamba tercinta-Mu dan masuk ke dalam berkah surga-Mu. Amin.[Hidayah: Januari 2007]

3T Kunci Pertolongan Allah

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.[QS Al-Baqarah:222]
Ada satu berita yang hampir setiap hari muncul di media cetak atau elektronik. Yaitu berita tentang penderitaan, bencana dan kesulitan hidup akibat krisis ekonomi. Ribuan bahkan jutaan orang jatuh miskin. Kenyataan tersebut sebenarnya terjadi di sekitar kita. Bahkan boleh jadi menimpa kita.Menjalani ikhtiar untuk memperbaiki hidup adalah suatu kewajiban. Namun ada satu hal yang tak boleh kita lupakan, yaitu "kembali kepada Allah". Semua yang ada dan semua yang terjadi, multak ada dalam genggaman Allah. Karena itu, di tengah kondisi yang kurang mengenakkan, sudah selayaknya kita kembali kepada-Nya. Menguatkan kembali kedekatan dan menggantungkan harapan hanya kepada-Nya. Selain Allha hanya sekedar jalan atau perantara saja.
Ada tiga kunci pembuka datangnya pertolongan Allah. Yaitu rumus 3T.
T1=TOBATPertolongan Allah akan tercurah kepada orang-orang yang mau merendahkan diri dan mengakui segala kesalahannya di hadapan Allah. Tobat bisa diumpamakan membersihkan mangkuk berlumur noda, sebelum mangkuk itu diisi makanan. Tak berarti makanan selezat apa pun, bila mangkuk yang menampungnya penuh noda. Demikian pula jiwa manusia. Tidak berarti amal kebaikan, bila jiwa kita kotor karena dosa. Dan pembersih dosa adalah tobat.Tobat adalah jalan meraih kebahagiaan dan cinta Allah. Difirmankan, Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung [QS An Nur:31]. Juga dalam [QS Al-Baqarah:222] Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Maka pantas kalau Rasulullah bertobat tak kurang dari 70 kali sehari.Ada 4 syarat tobat, yaitu:1. menyesal dengan sebenarnya, seperti penyesalan seorang ibu yang membunuh anaknya.2. eksplisit memohon ampun kepada Allah3. tidak mengulanginya lagi4. mengiringinya dengan amal shalih
T2=TAATSiapapun yang ingin ditolong oleh Allah, setelah taubatan nasuha, maka ia harus bersunguh-sungguh taat kepada Allah. Tingkatkan ibadah. Jangan sia-siakan salat berjamaah di masjid, sempurnakan dengan tahajud, dhuha dan rawatib. Perbanyak sedekah, santuni orang miskin. Biasakn shaum sunnat, khususnya Senin Kamis atau Daud. Pokoknya , laksanakan semua ibadah yang dicintai Allah Azza wa Jalla. Semakin dekat kita dengan Allah, insya Allah akan semakin dekat pula datangnya pertolongan dan kebahagiaan hidup.
T3=TAWAKALSaudaraku, baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Maka apa pun yang kita lakukan, serahkan semuanya kepada Allah. Jangan terlalu yakin dengan kehebatan dan kepintaran diri. namun yakinlah seratus persen akan kehebatan dan kemahaluasan ilmu-Nya Allah.Dalam [QS Ath Thalaaq:2-3], Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.
[MQ Tabloid:no8vol7Ags2006]

Kisah Manis Pengorbanan

Semulia-mulia pengorbanan adalah di jalan Allah. Sepahit apapun pengorbanan tersebut, pasti akan terasa manis di ujungnya.
Ada tiga orang bersaudara dari negeri Syam. Ketiganya adalah penunggang kuda yang gagah berani. Dalam sebuah pertempuran, ketiganya tertangkap dan dijadikan tawanan pasukan Romawi. Selama dalam penahanan mereka diperlakukan dengan sangay baik, bahkan segala kebutuhannya dipenuhi. Ternyata, semua itu hanya bujukan belaka agar mereka mau berpindah agama.Suatu ketika, mereka dihadapkan pada Raja Romawi.”Aku akan mengangkat kamu semua menjadi pejabat istana dan akan kunikahkan dengan puteriku, asal kalian mau berpindah agama,’ kata Raja Roma.Ketiganya menolak tawaran itu dan hanya berkata,”Ya, Muhammadah!”Kesabaran sang raja akhirnya habis. Gagal membujuk dengan cara halus, ia mulai melakukan ancaman dan kekerasan. Di hadapan ketiga pemuda itu disiapkan sebuah kualai besar berisi minyak dan di bawahnya dinyalakan api.Tetapi pemuda-pemuda itu tetap bersikukuh pada pendiriannya.Sang raja makin geram. Satu persatu mulai dimasukkan ke dalam kuali. Diawali yang sulung, ia menggelepar kesakitan dengan disaksikan oleh kedua adiknya. Lalu dicampakkan pemuda yang tengah. Keduanya syahid dengan cara yang amat mengenaskan; digoreng!Tinggalah yang bungsu. Hampir saja ia dilemparkan ke dalam kuali andai saja tidak ditahan oleh sorang pejabat istana.“Tuanku, jangan dibunuh dulu pemuda ini. Serahkanlah padaku. Aku sanggup membujuknya agar ia keluar dari Islam,” usul pejabat tersebut.“Apa yang kamu perbuat?” Tanya raja.“Saya tahu betul perangai orang Arab. Mereka akan lupa daratan bila dihadapkan pada wanita. Setahu saya tidak ada wanita yang paling cantik di negeri Roma ini secantik anakku. Serahkanlah pemuda itu kepadaku dan akan aku hadapkan kepadanya biar dialah yang akan membujuknya hingga ia mau keluar dari Islam.Raja setuju dengan gagasan itu dan memberinya waktu 40 hari. Pejabat istana itu segera membawanya pulang sang pemuda ke rumahnya. Lalu ia diserahkan kepada puterinya yang cantik jelita setelah terlebih dahulu memberitahukan rencananya.Lalu, keduanya ditempatkan di sebuah ruangan yang terkunci rapat. Siang dan malam puteri itu membujuk sang pemuda dengan berbagai cara.Tapi sejak itu pula sang pemuda terus-menerus berpuasa di siang hari dan tahajud di malam hari. Hingga batas waktu yang ditentukan terlewati.Atas kebijakan raja, waktu ‘menggoda’ pun ditambah 40 hari lagi. Keduanya diasingkan ke luar ibukota. Lagi-lagi sang puteri harus menemui kegagalan. Bahkan, secara perlahan hatinya mulai dihinggapi cahaya hidayah. Ia luluh melihat keteguhan sang pemuda dalam menjaga agama dan kesucian dirinya. Akhirnya, ia bersyahadat di hadapan pemuda itu.Mereka lalu meninggalkan tempat itu diam-diam. Berhari-hari mereka mereka berjalan meninggalkan Romawi menuju Syam. Selama perjalanan, muncullah benih-benih cinta di antara mereka, hingga keduanya sepakat untuk menikah.Pada suatu malam, ketika sedang berjalan, terdengarlah bunyi tapak kaki kuda. Tidak lama kemudian muncul dua orang kakak si pemuda yang telah syahid. Mereka dikawal para malaikat, lalu memberikan salam.“Wahai abangku, bagaimana rasanya dicampakkan ke dalam minyak yang mendidih itu?” tanya si pemuda.“Hanya sakit sebentar. Setelah itu aku ke luar, lalu terbang menuju Firdaus. Adapun kehadiran kami kali ini untuk memberikan selamat atas pernikahanmu dengan gadis itu.”
Sahabat, pengorbanan sejati adalah panggilan hati. Ia tak mungkin lahir dari paksaan atau ancaman. Dan semulia-mulia pengorbanan adalah di jalan Allah. Sepahit apapun pengorbanan tersebut, pasti akn tersa manis di ujungnya, seperti manisnya kisah tiga pemuda tadi.
[MQ Tabloid:no.9vol.4Jan2004]

Kaveling Terakhir di Surga

Alkisah, seseorang meninggalkan kepulan api neraka. Ia berusaha sekuat tenaga menggapai pintu surga. Ia merangkak sepeti kura-kura, setapak demi setapak, lantaran badannya harus terpanggang api yang panasnya sulit dilukiskan."Pergilah dari neraka dan masuklah ke dalam surga," perintah Allah padanya.Kejadian itu diceritakan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat. Di satu pihak orang itu sangat bergembira karena diperintah langsung oleh Allah SWT masuk surga; di lain pihak ia khawatir jangan-jangan surga telah penuh sesak. Maka ia pun menghadap Allah SWT seraya berkata,"Ya Allah, apakah masih ada tempat surga untukku?"Allah SWT mengulangi perintahnya,"Masuklah ke dalam surga." Kejadian itu berulang tiga kali. Dan pada kali ketiga Allah SWT berfirman,"Surga bagianmu luasnya 10 kali luas bumi.""Ya Allah, apakah Engkau menertawai aku, sedangkan Engkau adalah Penguasa segalanya?" tanya orang itu.Kisah Rasulullah itu dituturkan kembali oleh salah seorang sahabat, Ibnu Mas'ud, katanya, "Setelah bercerita demikian, Rasulullah SAW tertawa hingga tampak gerahamnya." Kemudian ia mengutip kata-kata Rasulullah SAW, "Itulah kedudukan paling rendah bagi penghuni surga." [Alkisah 9/26 April-9 Mei 2004]

HADIS MUTHAHHARAH

Dari Sayyidina Khalid bin Al-Walid Radiallahu’anhu telah berkata : Telah datang seorang arab desa kepada Rasullullah S.A.W yang mana dia menyatakan tujuannya : Wahai Rasullulah! Sesungguhnya kedatanganku ini adalah untuk bertanya kepada engkau mengenai apa yang akan menyempurnakan didiku di dunia dan akhirat. Maka baginda S.A.W telah berkata kepadanya. Tanyalah apa yang engkau kehendaki :
Dia berkata : ……+Baginda S.A.W menjawab : ……
Aku mau menjadi orang yang alim+Takutlah kepada Allah maka engkau akan menjadi orang yang alimAku mau menjadi orang yang paling kaya+Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka enkau akan jadi orang paling kayaAku mau menjadi orang yang adil+Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasihan pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusiaAku mau menjadi orang yang paling baik+Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan menjadi sebaik-baik manusiaAku mau menjadi orang yang istimewa di sisi Allah+Banyaklah zikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi AllahAku mau disempurnakan imanku+Pereloklah akhlakmu niscaya imanmu akan sempurnaAku mau termasuk dalam golongan orang yang muhsinin (baik)+Beribadahlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat engkau maka cara ini engkau akan termasuk golongan muhsininAku mau termasuk dalam golongan mereka yang taat+Tunaikan segala kewajiban yang difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat Aku mau berjumpa Allah dalam keadaan bersih daripada dosa+Bersihkan dirimu daripada najis dan dosa niscay engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci daripada dosaAku mau dihimpun pada hari kiamat di bawah cahaya +Jangan menzalimi seseorang maka engkau akan dihitung pada hari kiamat di bawah cahaya Aku mau dikasihi Allah pada hari kiamat+Kasihanilah dirimu dan kasihanilah orang lain niscaya Allah akan mengasihimu pada hari kiamatAku mau dihapuskan segala dosaku+Banyakkan beristighfar niscaya akan dihapuskan(kurangkan) segala dosamuAku mau menjadi semulia-mulia manusia+Jangan mengesyaki sesuatu perkara pada orang lain niscaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia Aku mau menjadi segagah-gagah manusia+Senantiasa menyerah diri (tawakal) kepada Allah niscaya engkau akan jadi segagah-gagah manusiaAku mau dimurahkan rezeki oleh Allah+Senantiasa berada dalam keadaan bersih (dari hadas) niscaya Allah akan menurunkan rezeki kepadamuAku mau termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi Allah dan rasulNya+Cintailah segal apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau akan termasuk golongan yang dicintai oleh MerekaAku mau diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari kiamat+Jangan marah kepada orang lain niscaya engkau akan terselamat daripada kemurkaaan Allah dan rasulNyaAku mau diterima segala permohonanku+Jauhilah makanan haram niscaya segala permohonanmu akan diterimaNyaAku mau agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari kiamat+Tutuplah keburukan orang lain niscaya Allak akan menutup keaibanmu pada hari kiamatSiapa yang terselamat daripada dosa?+Orang yang senantiasa mengalir air mata penyesalan, mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitanApakah sebesar-besar kebaikan di sisi Allah?+Elok budi pekerti, rendah diri dan sabar dengan ujianApakah sebesar-besar kejahatan di sisi Allah?+Buruk akhlak dan sedikit ketaatanApakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat?+Sedekah dalam keadaaan sembunyi (tidak diketahui) dan menghubungkan kasih sayangApakah yang memadamkan api neraka pada hari kiamat?+Sabar di dunia dengan bala dan musibah